KENDAL-
Banyaknya warga di Desa Tambaksari yang mengolah ikan dengan cara pemindangan.
Namun, belum ada inovasi baru dari warga Desa Tambaksari untuk mengolah ikan
pindang menjadi makanan yang inovatif.
Oleh
karena itu, memberikan peluang bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN
PPM) UPGRIS untuk menciptakan diversifikasi olahan dari ikan pindang. Para
mahasiswa mengajarkan kepada warga Desa Tambaksari terutama ibu-ibu untuk
membuat diversifikasi makanan dari ikan pindang yang diadakan pada pukul 11.00,
Sabtu ( 18/8/2018).
Salah
satu mahasiswa, Bayu Kurniawan (21) mengatakan dengan adanya pelatihan diversifikasi
makanan dari ikan pindang diharapkan dapat memanfaatkan ikan pindang menjadi
berbagai olahan seperti nugget,
galantin, abon dan stik ikan pindang. Diharapkan dengan pelatihan ini dapat
meningkatkan perekonomian warga Desa Tambaksari dengan berbagai olahan dari
ikan pindang. Serta dapat memanfaatkan ikan pindang menjadi berbagai olahan
yang inovatif.
Kegiatan
para mahasiswa KKN PPM UPGRIS diprakasai oleh empat dosen yakni Titik Haryati,
Oktaviani Adhi Suciptaningsih, Novika Wahyuhastuti dan Agus Mukhtar.
Novika
Wahyuhastuti menjelaskan bahwa pentingnya pelatihan manajemen keuangan industri
rumahan pemindangan yang diberikan, untuk penyuluhan kepada pelaku industri
rumahan agar dapat memisahkan keuangan kebutuhan rumah dan keuangan industri rumahan.
Diharapkan dengan diadakannya pelatihan tersebut dapat bermanfaat bagi pelaku
industri rumahan. Sehingga industri rumahan dapat melakukan proses pembuatan
ikan pindang setiap hari dan mengetahui keuntungan yang diperoleh setiap hari
bahkan setiap tahun. (Rosa)

0 komentar:
Posting Komentar